Senin, 29 September 2014

MESIN PENGHANCUR DAN PEMERAS BUAH MENGKUDU

Created by :
TRILAKSONO, ARDHIAN)
PRASETYO, YOYOK BUDI
 
Salah satu kendala yang dihadapai industri kecil (pada CV. Sumber Rachmad), industri kecil yan bergerak dalam. bidang sari mengkudu. Masih menggunakan alat-alat konfensional (manual) dan masih sangat tergantung pada tenaga manusia. Hal ini mengakibatkan proses produksi lama dan kurang terjaga kebersihanya (kurang higienis], kadang kala mengakibatkan keterlambatan pengiriman (deliferi order). Perancangan mesin penghancur dan pemeras buah mengkudu ini ditujukan untuk memudahkan dan mempercepat proses pemisahan antara biji dan sari yang terkandung dalam buah mengkudu serta mengurangi kontak dengan tangan sehingga basil produksinya lebih bersih. Komponen-komponen mesin penghancur dan pemeras buah mengkudu dibuat bedasarkan perhitungan teoritis, kemudian direalisasikan dalam bentuk actual berupa sebuah mesin. Berdasarkan hasil perancangan dan perhitungan diperoleh suatu mesin peghancur dan pemeras buah mengkudu yang memiliki spesifikasi sebagai berikut: - Daya motor 0.97 hp dengan putaran 300 rpm. - Kerangka mesin ST 37.- Tangki pemutar berongga stainless steel dengan diameter 0.17 m yang didalamnya terdapat batang penghancur.
 
 
 

MESIN PEMBUAT CETAKAN SAND CASTING METODE GUNCANG DESAK DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM PNEUMATIK

Created by :
YUDDY SUROYO S.
ARDIANSYAH, FIKRI 
 
 Sand casting merupakan salah satu proses pembuatan cetakan dalam teknik pengecoran logam. Dalam hal ini pasir, tanah liat (bentonit), dan air adalah komponen utama yang digunakan sebagai cetakan dalam pengecoran logam. Cetakan sand casting berbahan dasar pasir, liat (bentonit), dan air adalah komponen utama yang digunakan sebagai cetakan dalam pengecoran logam. Cetakan sand casting berbahan dasar pasir, tanah liat (bentonit), dan air ini sudah beragam jenisnya baik berupa bentuk dan ukurannya. Yang mana dalam pembuatannya umumnya menggunakan mesin dengan metode hidrolik. Oleh karena itu kami merancang sebuah "Mesin Pembuat cetakan sand casting metode guncang desak menggunakan pneumatik". Ini kami rancang karena sepengetahuan kami sebagian besar mesin pembuat cetakan sand casting masih didatangkan dari luar negri dengan bentuk mesin berukuran besar. Mesin pembuat cetakan sand casting ini beroperasi secara automatis, yaitu hanya dengan menekan tombol pengoperasi mesin, maka mesin ini akan beroperasi secara automatis. Mesin ini menggunakan satu silinder penekan dengan diameter 100 mm yang berfungsi sebagai penekan adonaan pasir. Dan dua silinder berdiameter 32 mm yang berfungsi pengguncang adonan pasir sampai mendapatkan kepadatan yang diinginkan (35 %). Dan tekanan kerja yang digunakan dalam rangkaian pneumatik sebesar 7 Bar.
 
 

RANCANG BANGUN PENGADUK PADA MESIN PENGADUK DAN PENCETAK BAKSO

 Created by :
IRAWAN, ACHMAD

 

 Saat ini banyak sekali ditemukan pedagang bakso baik pedagang berskala besar maupun kecil. Akan tetapi dalam proses pembuatan bakso terdapat tiga macam mesin yang mereka gunakan dalam proses pengolahannya yaitu mesin penggiling daging, mesin pengaduk adonan dan mesin pencetak bakso. Dimana ketiga mesin tersebut sangat tidak efisien karena dijalan kan secara terpisah. Oleh karena itu penulis merancang mesin pengaduk adonan dan pencetak bakso yang digerakkan oleh satu motor listrik. Sehingga diharapkan dalam proses pengolahan bakso lebih efisien dan hemat listrik bila dibandingkan dengan menggunakan mesin pengaduk adonan dan pencetak bakso secara terpisah. Hasil dari perencanaan dan perhitungan, didapat mesin pengaduk dan pencetak bakso dengan menggunakan daya 0,5 HP dan putaran 1400 rpm. Sehingga dalam sekali proses pengadukan dan pencetakan bakso membutuhkan waktu 7 menit didapat 3 kg adonan bakso dan dicetak menjadi bola-bola bakso.

 

Senin, 22 September 2014

PERANCANGAN SISTEM KONTROL TORSI
PADA MOTOR LNDUKSI 3 FASA DENGAN UMPAN BALIK NONLINIER 



Oleh : Dany Setiawan, PROGRAM STUDI INSTRUMENTASI DAN KONTROL, PROGRAM PASCASARJANA ITB
Dibuat : 2001


Pemakaian motor induksi sebagai mesin penggerak saat ini
semakin meluas seining dengan kemajuan yang pesat dalam bidang
mikroprosessor dan elektronika daya. Kemajuan tersebut menyebabkan
pengontrolan yang sulit pada motor induksi akibat adanya penyatuan
(coupling) antara komponen arus pembangkit fluks dan torsi dapat
diatasi.
Dalam penelitian ini dilakukan pengontrolan torsi motor
induksi tiga fasa menggunakan konsep vektor kontrol dengan kerangka
acuan arus magnetik rotor untuk memisahkan (decoupling) arus
pembangkit fluksi (I,X ) dan arus pembangkit torsi (hy) dengan cara
mentransformasikan variabel-variabel tiga fasa ( tegangan dan anus)
pada motor induksi menjadi variabel-variabel dengan dua sumbu
koordinat. Pemisahan ini mengacu pada motor DC yang telah terpisah
antara arus pembangkit fluksi dan pembangkit torsi.
Metoda linierisasi masukkan-keluaran (Input-output
limerization) kemudian digunakan untuk memperoleh pengontrol bagi
sistem nonlinier sehingga memungkinkan perancangan umpanbalik
keadaan nonlinier untuk mengontrol sistem sebagaimana halnya
dilakukan untuk sistem linier. 
EVALUASI KINERJA DAN PERBAIKAN DESAIN UNTUK PENINGKATAN KAPASITAS PENGERINGAN PADA MESIN PENGERING KERUPUK
 
Oleh : MUHAMMAD FIKRI RAMADHANA (NIM : 13106050); Dosen Pembimbing : Dr. Ir. Abdurrachim Halim, S1 - Department of Mechanical Engineering
Dibuat : 2010.
 
Mesin pengering tersebut digunakan untuk mengeringkan kerupuk. Dalam proses produksi kerupuk, untuk proses pengeringan dilakukan dengan dua cara, yaitu dengan memanfaatkan sinar matahari untuk menjemur, serta menggunakan mesin pengering. Setiap harinya, mesin pengering dioperasikan selama 8 jam dan rata-rata produksi harian dari mesin pengering tersebut adalah 1600 kg kerupuk mentah kering. Untuk mengatasi penurunan produksi harian bila cuaca tidak memungkinkan untuk menjemur, perlu dilakukan peningkatan kapasitas produksi harian dari mesin pengering.
 
PEMBUATAN MODUL PENGUJIAN GEOMETRIS MESIN FREIS BERDASARKAN STANDAR ISO DENGAN STUDI KASUS MESIN CNC VMC 250

Oleh : JULFIKAR NORIZKI (NIM : 13104056); Pembimbing 1 : Prof. Dr. Ir. Yatna Yuwana M.; Pembimbing 2 : Dr. Ir. Agung Wibowo, M, S1 - Department of Mechanical Engineering
Dibuat : 2010,  

Mesin freis adalah mesin perkakas yang digunakan untuk memproses material dengan bentuk prismatik. Mesin freis dapat melakukan berbagai macam operasi pemotongan, seperti pembuatan roda gigi, pembuatan alur, planing, pembuatan lubang (drilling), diesinking, menghaluskan permukaan (facing), dan sebagainya. Karena banyaknya variasi pemotongan yang dapat dilakukan oleh mesin freis, maka mesin freis digolongkan sebagai salah satu mesin perkakas yang paling penting dan serba guna.
Pada akhirnya diperoleh kesimpulan pertama dengan mengetahui apakah modul yang dibuat telah memenuhi standar dan dapat diaplikasikan saat pengujian mesin CNC VMC 250. Kemudian, diperoleh kesimpulan kedua untuk mengetahui ketelitian geometrik dari mesin CNC VMC 250 dengan cara membandingkan besarnya penyimpangan yang diperoleh saat pengujian terhadap toleransi geometris yang ditetapkan oleh standar ISO 1984. Akhir kata, diharapkan dari saran-saran yang diberikan pada tugas sarjana ini, dapat diaplikasikan dan dapat memperbaiki modul pengujian geometris mesin freis ini.

Senin, 15 September 2014

Tutorial Cara Mengatur Tata Letak Blog


Bagi temen-temen yang belum tahu tutorial cara mengatur tata letak Blog, jangan cemas buat temen-temen karena saya punya solusinya untuk kita bisa belajar bersama-sama untuk bisa mengatur Tutorial Cara Mengatur Tata Letak Blog dengan mengikurti langkah-langkah berikut ini:
  • yang pertama teman-teman harus membuat akun dibloger, terus selanjutnya temen-temen menggantiicon favicon pada bloger / blogspot  Icon yang muncul di tab browser temen-temen sepertai  tools,help. dan langkah selanjutnya .
  • mengganti judul blog, deskripsi,dan logo blog pada blogspot/blogger
    Selain mengganti judul blog dan deskripsi melalu setelan, anda teman-teman juga  dapat menggantinya di pengaturan tata letak ini. Tekan edit pada bagan "blog anda (header)" maka akan muncul popup untuk mengatur keterangan situs blog. 
     
      Mengatur tata letak posting
    Untuk mengatur tata letak posting anda bisa edit pada "Posting Blog", berikut adalah opsi yang ada pada pengaturan tata letak posting blog.

Sabtu, 13 September 2014

PENGUKURAN GETARAN TORSIONAL PADA PERANGKAT UJI RODA GIGI MIRING
 
Oleh : ARSYAD HENDRAWAN (NIM : 13105032); Pembimbing Utama : Dr. Ir. Zainal Abidin, S1 - Department of Mechanical Engineering
Dibuat : 2009
 
 Roda gigi merupakan salah satu elemen mesin yang banyak digunakan pada mesin-mesin rotasi sebagai penerus daya. Selama beroperasi, roda gigi dapat mengalami getaran. Selain dalam arah translasi, getaran pada roda gigi dapat juga terjadi dalam arah rotasi atau biasa disebut getaran torsiona.lateral dan bunyi akibat kontak gigi juga dilakukan dalam penelitian ini Pengukuran peta spektrum getaran lateral dan bunyi dilakukan dengan tujuan untuk melihat keterkaitan antara karakteristik getaran torsional, getaran lateral, dan bunyi kontak gigi. Pengukuran getaran roda gigi dilakukan pada dua kondisi di mana pada kondisi kedua jarak antar titik pusat roda gigi digeser 80 μm dari kondisi pertama.
Hasil pengukuran peta spektrum getaran torsinal tidak memperlihatkan adanya keterkaitan dengan hasil pengukuran peta spektrum getaran lateral dan bunyi, sedangkan peta spektrum getaran lateral dan peta spektrum bunyi akibat kontak gigi menunjukkan adanya kemiripan
PENGARUH PENGUATAN KAPASITOR PADA
PERFORMANSI GENERATOR RELUKTANSI
 
 
Oleh : Raja Harahap, S2 - Electrical Engineering
Dibuat : 1996

 
mesin reluktansi yang berfungsi sebagai generator reluktansi tiga fasa berpenguatan sendiri, yang tegangan terminalnya tergantung pada parameter mesin, nilai kapasitor eksitasi, kecepatan putar dan sudut beban. Fokus penelitian adalah menentukan kebutuhan daya reaktif (kapasitor eksitasi) yang bervariasi agar tegangan terminalnya tetap sesuai dengan yang diinginkan. Penelitian ini diperlukan untuk memprediksi performansi dari generator reluktansi sebelum dioperasikan, pada kondisi tegangan induksi dan frekwensinya belum diketahui. Dari sini diperoleh karakteristik tegangan saat kondisi beban nol dan berbeban maupun ketika kecepatan putar mengalami perubahan.